Seolah virus Corona ingin menyampaikan pesan pada seluruh umat manusia agar tidak memperbesar anggaran untuk saling membunuh dan menghancurkan, tapi gunakanlah untuk kesehatan dan kesejahteraan sesama umat. Ternyata untuk membangun kesadaran kolektif seperti itu saja, harus dididik dulu dengan penderitaan, kesedihan dan kesulitan melalui instrumen universal beridentitaskan virus Corona atau covid 19.
"Sesuatu yang tidak terlihat, tetapi dipercaya dan diyakini "ada", seharusnya membangun kesadaran "tauhid" dalam meningkatkan keimanan dalam menjalankan ajaran agama," tegas Dede.
Tempat - tempat yang dilarang oleh agama selama ini selalu ramai peminatnya. Meskipun instrumen hukum positif yang melarangnya juga sudah ada, ternyata tidak cukup efektif untuk menghentikannya. Akhirnya Corona turun tangan dengan caranya sendiri sehingga manusia mulai menjauhinya.
"Ada baiknya saat ini kita perbanyak istighfar untuk memohon ampunan kepada Allah, dan memohon do'a agar pandemi covid 19 segera diangkat, serta semakin mendekatkan diri kepada-Nya menuju kesempurnaan iman sebagai orang yang bertakwa. Aamiin YRA", pungkas Dede menutup perbincangan. MR
Editor : Berita Minang






