"Program ini kita rancang bukan sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai proses pembelajaran, pembentukan karakter, pengenalan pemerintahan, penguatan kemampuan kepemimpinan, serta ruang bagi pemuda untuk melahirkan gagasan nyata bagi kemajuan Kota Bukittinggi", ujar Wako.
Menurut Wako Ramlan, kepemimpinan tidak harus menunggu seseorang menjadi pejabat. Kepemimpinan dimulai ketika seseorang berani mengambil tanggung jawab,katanya.
"Seluruh peserta Bukittinggi Next Leader, agar manfaatkanlah kesempatan ini untuk menyerap ilmu kepemimpinan, membangun jejaring kolaborasi, serta menjunjung tinggi kedisiplinan dan etika. Program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wadah pembentukan karakter kepemimpinan transformatif dan peningkatan kapasitas generasi muda agar siap menjawab tantangan zaman," ujarnya.( yus)
Editor : Medio Agusta






