Menurut Hendri, Pemko Payakumbuh dan Kemenag juga mendatangkan tim pelatih serta operator dari tingkat nasional dan provinsi untuk memastikan kesiapan teknis penerapan sistem tersebut.
Penerapan e-MTQ, kata dia, sekaligus menjadi bagian dari penyesuaian terhadap mekanisme penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi dan nasional yang mulai menggunakan sistem digital.
Sementara itu, Kabag Kesra Setdako Payakumbuh Efrizal mengatakan seluruh kafilah dari lima kecamatan telah menyatakan kesiapan mengikuti MTQ dan mengirimkan peserta terbaik pada setiap cabang lomba.
“Ada satu keputusan penting yang kita sepakati, yakni penambahan cabang Dacil. Meskipun cabang ini tidak diperlombakan secara resmi di tingkat provinsi, Pemko Payakumbuh sepakat menghadirkannya di tingkat kota karena melihat tingginya minat anak-anak,” kata Efrizal.
Editor : Medio Agusta






