PADANG PANJANG - Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) menggelar Kajian Muslimah Spesial bersama Ustazah Aisyah Rupnidah di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre, Ahad (30/8/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Membangun Keluarga Sakinah Melalui Ilmu dan Ibadah” tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Kajian diikuti ratusan muslimah dan dihadiri Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, Ketua GOW Padang Panjang, Sri Wahyuni, Anggota DPRD Puji Hastuti, kader PKK, organisasi muslimah, unsur pemerintah daerah, masyarakat, serta siswi dari berbagai sekolah di Padang Panjang.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman keislaman sekaligus membangun ketahanan keluarga melalui peningkatan ilmu agama dan penguatan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Ustazah Aisyah Rupnidah dalam kajiannya membahas berbagai upaya membangun keluarga sakinah, mulai dari pentingnya ilmu dalam kehidupan berumah tangga, keteladanan dalam keluarga, hingga menjadikan ibadah sebagai fondasi dalam membangun hubungan harmonis antara suami, istri, dan anak.
“Melalui kajian seperti ini, kita berharap para muslimah semakin mendapatkan bekal ilmu dan pemahaman dalam menjalankan perannya di tengah keluarga. Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang kuat pula,” ujar Hendri.
Sementara itu, Ny. Maria menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan pembinaan keagamaan dan keluarga tersebut. Menurutnya, pembinaan keluarga tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi membutuhkan dukungan bersama antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat.
Kajian Muslimah Spesial juga menjadi ruang bagi peserta untuk memperdalam ilmu, berdiskusi, dan mendapatkan inspirasi dalam menjalani kehidupan keluarga yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
“Dengan mengusung semangat ilmu dan ibadah, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata dalam kehidupan keluarga. Sebab, keluarga sakinah bukan hanya dibangun dengan kasih sayang, tetapi juga dengan ilmu, keteladanan, kesabaran, dan ketaatan kepada Allah SWT,” kata Ny. Maria.
Editor : Marjeni Rokcalva






