Ada 3 kesadaran yang harus dipahami umat Islam dalam menyambut tahun baru Hijriyah, yaitu, Kesadaran pertama yakninya, kesadaran waktu. Dimana ada lapisan waktu sejarah, waktu masyarakat dan waktu individu. Untuk itu, manfaatkan waktu dengan perbanyak ibadah, tingkatkan keimanan, agar tidak menjadi manusia yang merugi," ungkapnya.
Kedua, lanjut Alber Nasir, kesadaran sejarah. Jauh sebelum zaman Nabi Muhammad SAW, tanggal dan tahun Hijriyah atau belum ada, namun, penamaan bulan Islam sudah ada. Untuk itu, para khalifah sepakat, untuk menentukan tanggal dan tahun hijriyah, mulai dan dihitung mundur dari Nabi Muhammad SAW hijrah dari Mekkah ke Madinah, pada tahun 622 Masehi.
"Sejarah Islam dan para Nabi, tentu menjadi hal penting dalam mengetahui peradaban dan memperkuat iman kita dalam menjalani kehidupan," ungkapnya.
( yus)
Editor : Medio Agusta






