Wako juga menawarkan sejumlah agenda kerja sama internasional, di antaranya pengembangan arsip digital sejarah Bukittinggi dan Indonesia-Belanda, jejaring penelitian internasional, pertukaran pelajar dan akademisi, pengembangan museum digital, penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya, wisata sejarah, serta forum tahunan kota bersejarah dunia di Bukittinggi, ungkap Wako.
Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, menyampaikan bahwa Bukittinggi memiliki peran penting dalam sejarah Indonesia, termasuk sebagai bagian dari perjalanan PDRI. Menurutnya, hubungan Belanda dan Indonesia, khususnya Minangkabau, terus terjalin melalui pendidikan, budaya, dan ekonomi, sementara Jam Gadang menjadi simbol persahabatan yang telah menyaksikan berbagai peristiwa penting selama satu abad.
Menteri Kebudayaan RI, Prof. Fadli Zon, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kota Bukittinggi dalam memperingati 100 Tahun Jam Gadang.
Dikatakannya, Jam Gadang merupakan simbol perjalanan sejarah Minangkabau dan kemerdekaan Indonesia.
Editor : Medio Agusta






