Melalui “Maaf Cinta”, Yovan berusaha menyampaikan pesan yang dekat dengan realitas kehidupan banyak orang. Menurutnya, seseorang sebaiknya meninggalkan hubungan yang tidak lagi sehat apabila perasaan dan komitmen tidak lagi diberikan kepada satu pasangan, sehingga tidak menyakiti diri sendiri maupun orang lain.
Pesan tersebut diterjemahkan melalui lirik yang berbicara tentang keikhlasan, perpisahan, dan keberanian mengambil keputusan. Yovan berharap pendengar dapat menangkap makna mendalam dari setiap bait yang dinyanyikan sepanjang lagu.
Untuk memperkenalkan karya perdana kepada masyarakat luas, Yovan memilih memanfaatkan kekuatan media sosial dan jaringan media nasional. “Strategi promosi dilakukan melalui WhatsApp dan berbagai media yang tersebar di seluruh Indonesia agar pesan ‘Maaf Cinta’ dapat tersampaikan kepada seluruh pendengar musik,” ujarnya.
“Kang Herman adalah sosok idola dalam bermusik. Walaupun hentakannya identik dengan rock, soul dalam penyampaian lirik sangat mengena,” kata Yovan. Kekaguman tersebut akhirnya berkembang menjadi kolaborasi yang melahirkan karya perdana dengan nuansa pop yang kaya emosi.
Editor : Marjeni Rokcalva






