IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Menko Polkam Sambut Positif Pemindahan Lapangan Tembak TNI Dekat Kampus UNP

Menko Polkam Jenderal TNI (Purawirawan) Djamari Chaniago saat menerima Rektor UNP Ir. Krismadinata, Ph.D dan mantan Rektor Prof. Ganefri, di Jalan Medan Merdeka Barat No.15, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026). Foto: Dok/swapenacom
Menko Polkam Jenderal TNI (Purawirawan) Djamari Chaniago saat menerima Rektor UNP Ir. Krismadinata, Ph.D dan mantan Rektor Prof. Ganefri, di Jalan Medan Merdeka Barat No.15, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026). Foto: Dok/swapenacom
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purawirawan) Djamari Chaniago menyambut positif usulan pemindahan markas dan lapangan tembak TNI yang berada dekat kampus Universitas Negeri Padang (UNP) di kawasan Air Tawar, Padang.

Sikap itu disampaikan Djamari saat menerima kedatangan Rektor UNP Ir. Krismadinata, Ph.D dan mantan Rektor Prof. Ganefri, didampingi alumnus UNP Khairul Jasmi, di kantornya, Gedung Utama Kemenko Polkam, Jalan Medan Merdeka Barat No.15, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026).

“Saya menyambut positif ide pemindahan itu,” katanya.

Ia bahkan sudah menerima laporan insiden tersebut dari Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, juga dari UNP, tak lama setelah kejadian.

Dalam pertemuan itu, rombongan UNP melaporkan peristiwa peluru nyasar yang melukai dua orang di lingkungan kampus. Keduanya kini dalam perawatan.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Menurut Rektor, banyak pihak was-was insiden serupa akan terjadi lagi. Guna memastikan hal itu tak terulang, ia meminta dukungan Djamari agar pemindahan segera terealisasi.

“Insya Allah,” jawab Menko Polkam.

Sebagaimana diketahui, insiden peluru nyasar yang terjadi di depan Gedung Rektorat UNP, Selasa (2/6) sore itu menyebabkan Dua orang terluka, salah satunya mahasiswi UNP Nova Wirantika. Ia terkena peluru berasal dari lapangan tembak di Lapai. Ini, fasilitas Kompi Senapan A Yonif 133/Yudha Sakti yang berjarak sekitar 800 meter dari kampus induk UNP Air Tawar.

Tak hanya itu, kasus peluru nyasar itu sudah terjadi tujuh kali. Namun, yang terekam di jejak digital hanya empat. Tiga lainnya terjadi sebelum media akrab dengan internet. UNP pun sebelumnya telah menyurati Menko Polkam agar lokasi latihan tembak ditinjau ulang.

Pada Juli mendatang, UNP akan mengundang Djamari Chaniago berbicara di hadapan para dosen. Pertemuan itu dinilai bermanfaat untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan kebangsaan. (*)

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH