“Aplikasi diSAKOLA diharapkan mampu mempermudah masyarakat sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan SPMB,” katanya.
Melalui sistem digital tersebut, proses penerimaan murid baru diharapkan berlangsung lebih efektif, efisien, terbuka, serta mampu meminimalkan potensi kecurangan maupun intervensi.
Nalfira menambahkan, pelaksanaan SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027 dilakukan melalui empat jalur penerimaan, yakni jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.
Kegiatan tersebut diikuti unsur Forkopimda, UPT Kemendikdasmen, organisasi perangkat daerah terkait, pengawas sekolah, kepala sekolah, camat, lurah, media, serta para pemangku kepentingan pendidikan lainnya.
Penulis / Wartawan: Medio Agusta
Editor: Medio Agusta





