Strategi ketiga, akselerasi digitalisasi UMKM, dengan menggerakkan UMKM untuk urus izin dan sertifikasi halal. Keempat, mitigasi bencana sebagai investasi dan ekonomi.
“Butuh sinergi dan kolaborasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah daerah. Bukittinggi sebagai andalan, untuk tingkatkan ekonomi Sumatra Barat. Karena wisata Bukittinggi menjadi magnet wisatawan yang tidak bisa dipungkiri. Empat strategi ini, bisa dilaksanakan di Bukittinggi, karena kota ini punya potensi besar dan kita provinsi akan berikan dukungan penuh,” ungkap Mahyeldi.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, juga menyampaikan beberapa program untuk Bukittinggi Gemilang, diantara memperjuangkan Bukittinggi sebagai daerah khusus ke pemerintah pusat, seiring penguatan peran kota sebagai kota perjuangan dan kota wisata.
Selain itu, Ramlan juga juga mengungkapkan bahwa, ada Tiga persoalan besar yang menjadi perhatian yaitu, penyelesaian tanah Kantor DPRD, penataan Pasar Banto dan pengembangan Stasiun Lambuang. Di sisi lain, persoalan sampah masih menjadi tantangan serius, terutama saat akses Lembah Anai terganggu sehingga pengangkutan harus melalui Sitinjau Lauik.
Editor : Medio Agusta






