PAYAKUMBUH – Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh resmi menutup rangkaian Pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Batch 1 In Service Learning 2 di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Payakumbuh. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 13 hingga 16 Desember ini, menjadi penutup pamungkas dari seluruh rangkaian pelatihan.
Pelaksanaan Batch 1 ini memiliki dinamika tersendiri. Sedianya dijadwalkan lebih awal, tahap kedua (In-2) dari angkatan ini terpaksa diundur akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Karena kondisi darurat tersebut, pelaksanaan Batch 2 dan Batch 3 justru rampung lebih dahulu, yakni masing-masing pada 5-8 Desember dan 9-12 Desember.
Meski menjadi yang terakhir, antusiasme peserta tidak surut. Sebanyak 86 peserta yang terdiri dari guru dan kepala sekolah se-Kota Payakumbuh, didampingi 7 orang fasilitator, berhasil menuntaskan pelatihan dengan fokus pada transformasi peran guru di kelas.
Harapan Keberlanjutan Program
Dalam laporannya, Penanggung Jawab Kegiatan, Nikmat Elva, yang menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, menyampaikan apresiasi atas capaian para peserta. Ia menyoroti dampak kuantitatif dan kualitatif dari pelatihan ini.
Lebih lanjut, ia menekankan agar ilmu yang didapat tidak berhenti di ruang pelatihan saja. "Semoga pelatihan ini membawa dampak yang besar bagi perkembangan dunia pendidikan di Kota Payakumbuh kedepannya. Jangan hanya menjadi musim sementara," tegasnya mengingatkan para pendidik.
Mewujudkan Pembelajaran yang Memuliakan
Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Nalfira, S.Pd., M.SE., turut memberikan arahan dan motivasi. Ia menegaskan bahwa inti dari pelatihan ini adalah mendorong guru untuk lebih kreatif dalam menjalankan tugas profesinya.
"Konsep utamanya adalah bagaimana guru mampu memuliakan siswa. Kita ingin mewujudkan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan di sekolah-sekolah kita," papar Nalfira.
Editor : Abna Hidayati






