BUKITTINGGI - Untuk mengoptimalkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Bukittinggi di adendum. Nota kesepakatan adendum dan rencana kerja itu, ditandatangani Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi di Aula Balai Kota Bukittinggi, Kamis (16/10).
Pada kesempatan itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi, Haris Prayudi,mengatakan, BPJS sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Bukittinggi atas komitmennya dalam menjaga keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi warga Bukittinggi.
Penandatanganan adendum nota kesepakatan dan rencana kerja ini,di nilai Haris sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan warganya.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Menurut Kepala BPJS Cabang Bukittinggi mengatakan,tidak semua daerah di Sumatera Barat telah mencapai Universal Health Coverage (UHC), namun Bukittinggi mampu mempertahankan predikat tersebut, sampai saat ini, Kota Bukittinggi masih berstatus UHC berkat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Pada Januari mendatang, direncanakan akan ada pemberian UHC Award oleh Presiden bagi pemerintah daerah yang telah menjamin minimal 98 persen penduduknya dengan tingkat keaktifan peserta 80 persen, dan Bukittinggi termasuk salah satu daerah yang akan diundang,” ungkap Haris.
Editor : Medio Agusta







