“Payakumbuh merupakan daerah strategis dengan ragam adat dan budaya yang masih hidup di tengah masyarakat. Sebagai salah satu destinasi wisata budaya, kita ingin memperkuat peran pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan dalam perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan adat budaya,” jelasnya.
Ia juga berharap pelatihan ini mampu memberikan kontribusi yang berarti dalam upaya pelestarian adat dan budaya.
“Semoga kegiatan pelatihan ini dapat memberikan efek positif bagi masyarakat khususnya niniak namak di Kota Payakumbuh dalam upaya melestarikan Adat Budaya Minangkabau Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah,” pungkasnya.
“Pelatihan adat ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kebudayaan guna mendukung pengembangan, pemanfaatan, dan pelestarian adat budaya di Kota Payakumbuh,” terangnya.
Editor : Medio Agusta






