IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Subuh Mubarak Universitas Negeri Padang Pagi Ini: Marilah Menjadi Ululalbab

Kegiatan Subuh Mubarak Universitas Negeri Padang bertempat di Masjid Raya Al-Azhar, Air Tawar Padang pada Jumat (8/8) pagi ini. Foto ET.
Kegiatan Subuh Mubarak Universitas Negeri Padang bertempat di Masjid Raya Al-Azhar, Air Tawar Padang pada Jumat (8/8) pagi ini. Foto ET.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Marilah kita selalu meningkatkan partisipasi kehadiran kita untuk kegiatan Subuh Mubarak terutama bagi dosen-dosen dengan tugas tambahan.

Demikian disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Padang yang diwakili oleh Wakil Rektor Prof. Dr. Ir. Remon Lapisa, S.T., M.T., M.Sc. dalam sambutannya pada kegiatan Subuh Mubarak yang dilaksanakan pada Jumat (8/8) bertempat di Masjid Raya Al-Azhar Kampus UNP Air Tawar Padang.

"Dalam minggu ini dan minggu depan kita akan kedatangan dua orang menteri dan semoga kehadiran tersebut memberikan dampak untuk kemajuan Universitas Negeri Padang," jelas Wakil Rektor Prof. Dr. Ir. Remon Lapisa, S.T., M.T., M.Sc.

Pada kesempatan itu, Wakil Rektor Prof. Dr. Ir. Remon Lapisa, S.T., M.T., M.Sc. menyampaikan terima kasih kepada Ustaz Drs. Ardi, M.Si. dosen FMIPA Universitas Negeri Padang sebagai penceramah pada kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Jumat pagi ini.

Kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan setiap Jumat pagi dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Kepala Lembaga, Direktur, Dekan, Direktur Sekolah, Wakil Dekan, Wakil Wakil Direktur, Kepala Departemen, Koordinator Program Studi, Kepala UPT, mahasiswa, dan sivitas akademika Universitas Negeri Padang.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ustaz Drs. Ardi, M.Si. dengan ceramahnya menyampaikan bahwa para ahli merupakan tentang ululalbab sebagai orang intelektual yang juga sebagai orang yang mampu memadupadankan kemampuan otak dengan hati.

"Intelektual itu bukan hanya menyampaikan informasi atau kabar berita dari orang lain dan dirinya harus mampu memfilter informasi dan kabar berita dari orang lain tersebut," jelas Ustaz Drs. Ardi, M.Si.

Lebih lanjut Ustaz Drs. Ardi, M.Si., bahwa orang Minangkabau mempunyai kemampuan beradaptasi dengan lingkungan seperti di dalam pepatah "di mano bumi dipijak, di situ langik dijunjuang" sehingga di mana pun rantau tidak ada kampung Minangkabau.

Pada kesempatan itu, Ustaz Drs. Ardi, M.Si. menjelaskan marilah kita menjadi ululalbab yang sempurna dan tidak menjadi orang yang ikut-ikutan menyampaikan informasi tetapi harus menyeleksi informasi sebelum diinformasikan lagi kepada orang lain. (ET)

Editor : Ermanto
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH