IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

BPBD Sawahlunto Kerahkan Alat Berat Bersihkan Longsor di SDN 07 Talago Gunung

Tim BPBD Sawahlunto, mengerahkan alat berat dan dump truck membersihkan longsoran di jalan masuk SDN 07 Dusun Koto Desa Talago Gunung. Ist
Tim BPBD Sawahlunto, mengerahkan alat berat dan dump truck membersihkan longsoran di jalan masuk SDN 07 Dusun Koto Desa Talago Gunung. Ist
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

SAWAHLUNTO - Material longsor yang menutupi jalan masuk SDN 07 Dusun Koto Desa Talago Gunung Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto dibersihkan oleh Tim penanganan Bencana Daerah Badan Kesbang Pol PBD Kota Sawahlunto, Senin (17/2/2020). Longsor sendiri terjadi Minggu malam (16/2/2020) sekitar pukul 22.30 WIB.

Kepala Badan Kesbang Pol PBD Sawahlunto, Adriyusman menyebutkan, pihaknya baru dapat melakukan pembersihan material longsor, karena baru mendapat laporan masuk pada Senin pagi.

"Bukannya tidak merespon, tapi karena laporannya baru masuk pagi ini, kita tentu harus survey lapangan dulu, selanjutnya koodinasi dengan OPD lainnya untuk pemakaian alat berat dan dump truk. Bukannya tidak merspon seperti yang disampaikan," ujar Adriyusman.

Selain itu lanjutnya, dibeberapa titik di Sawahlunto juga terjadi bencana lain, seperti pohon tumbang dan lainnya, termasuk longsor.

"Topografi Sawahlunto yang rawan bencana, terlebih saat tingginya curah hujan, membuat tim PBD terus siaga dan merespon cepat semua kejadian. Kalaupun ada yang terlambat itu hanya masalah koordinasi dan komunikasi, salah satunya laooran yang terlambat masuk," ujarnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sebelumnya puluhan murid dan guru SDN 07 Talago Gunung Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto tepaksa harus melewati jalan darurat menyusuri tebing, akibat akses jalan masuk kesekolah tersebut tertimbun material longsor. Longsor yang terjadi setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Sawahlunto Minggu malam (16/2/2020).

"Longsor terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, setelah hujan lebat yang turun mulai dari waktu magrib hingga isya," ujar Kepala Dusun Koto Desa Talago Gunung, Jul Amril.

Untuk antisipasi awal lanjut Jul, pihaknya membuat tangga darurat untuk menaiki tebing, sehingga guru dan murid bisa naik dan melintasi untuk sampai ke sekolah.

"Longsoran yang cukup besar itu, tidak dapat dikejakan secara manual, menunggu bantuan dari pihak terkait, jika tidak parah, tentu bisa kami gotong royongkan," ujarnya.

Editor

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH