IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Rusak Akibat Banjir, Warga Salayo Solok Goro Bersama Banguan Jembatan Darurat

Suasana gotong royong membuat jembatan darurat Sawah Kandang nagari Salayo. Foto: suhanews
Suasana gotong royong membuat jembatan darurat Sawah Kandang nagari Salayo. Foto: suhanews
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

SALAYO - Guna membangun jembatan darurat yang rusak diterjang banjir Minggu lalu, puluhan masyarakat Sawah Kandang sekitarnya bergotong royong membangun jembatan darurat bersama Wali nagari Salayo Ronal Reagen, ST pada Rabu (12/2/2020). Tampak juga hadir Camat Kubung Ricky Carnova, SSTP, MM yang didampingi beberapa staf dan Babinkhantibmas Polsek Kubung Bripka Rapianus.

Wali Nagari Salayo Ronal Reagen, ST mengatakan, gotong royong ini dilakukan karena jalur ini merupakan salah satu objek vital bagi masyarakat Sawah Kandang. Karena tingginya mobilitas dari Padang Kunik menuju Sawah Kandang dan sebaliknya. Baik oleh masyarakat yang akan bekerja maupun oleh pelajar.

Sejak dilanda banjir pada Minggu (9/2) yang lalu, hubungan transportasi dari Padang Kunik ke Sawah Kandang putus total. Anak-anak yang hendak pergi sekolah ke SDN 30 harus menyeberangi banda Licik yang cukup beresiko bagi mereka.

"Atas dasar ituah masyarakat berinisiatif melakukan gotong royong'" sebut Roanal.

Sementara itu Camat Kubung Ricky Carnova, SSTP, MM mengapresiasi kebersamaan dan semangat masyarakat. Ia berharap jembatan darurat yang dibangun dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat sehingga tidak menganggu perekonomian.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ia menyebut akan menyampaikan kondisi ini pada Bupati dan Instansi terkait untuk segera mendapat perbaikan dan pembangunan jembatan permanen agar akses dari Padang Kunik ke Batu Palano melewati Sawah Kandang kembali lancar.

Salah satu tokoh pemuda nagari Salayo Mora Rivando Dt. Rajo Kando yang ikut dalam kegiatan ini menyebutkan, jembatan ini salah satu urat nadi perekonomian masyarakat di Sawah Kandang untuk membawa hasil pertaniannya melalui Padang Kunik kemudian ke Pasar Salayo atau Solok.

Sedangkan jika melewati Parak Gadang akan lebih jauh lagi, untuk itulah masarakar rela bergotong royong membangun jembatan darurat minimal bisa dilalui kendaraan roda dua sambil menunggu jembatan permanen dari Pemerintah.

Editor

Sumber: suhanews.co.id

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH