LIMA PULUH KOTA - Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Lima Puluh Kota 2025-2045 masih berfokus dalam mewujudkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing, perekonomian produktif dan terwujudnya pembangunan yang tidak merusak lingkungan berbasis ekonomi sirkular, ketangguhan infrastruktur dan tahan terhadap kebencanaan dan krisis iklim.
Oleh karena itu, Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo mengajak seluruh komponen baik itu Pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan berembuk bersama dengan memberikan ide, saran dan masukan dalam mewujudkan Lima Puluh Kota madani, maju, berbudaya dan berkelanjutan.
Ajakan itu disampaikannya pada saat acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RPJPD 2025-2045 yang digelar di Aula Kantor Bupati, Sarilamak, Selasa, (28/05/2024).
Tidak hanya Musrenbang RPJD, pada forum yang dihadiri unsur Forkopimda, Para Asisten, Kepala Perangkat Daerah dan Ketua TP PKK Nevi Safaruddin di Kabupaten Limapuluh Kota dalam tersebut turut dilaksanakan Musrenbang RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) 2025 dan Rembuk Stunting Kabupaten Limapuluh Kota 2024.
Diselenggarakan secara hybrid (online dan offline), gelaran Musrenbang turut diikuti Bapeda Provinsi, instansi vertikal, akademisi, BUMN, Wali Nagari, dan organisasi masyarakat di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Lebih lanjut Ia mengatakan, 20 tahun ke depan tantangan akan lebih dahsyat, dalam konteks regional dan global dimana perkembangan teknologi akan cepat berubah, sehingga harus cerdas dalam memanfaatkan bonus demografi sebagai kekuatan utama.
"Sebagai upaya guna mencapai visi dan misi jangka panjang, Daerah telah merumuskan 17 arah pembangunan yang terbagi dalam 8 misi dan pencapaiannya diukur melalui 45 indikator target sasaran pokok yang diselaraskan dengan target nasional dan provinsi," papar Bupati Safaruddin.
Pada kesempatan itu, Bupati mengharapkan agar seluruh stakholder sama-sama berbenah, bersinergi, dan berkolaborasi untuk mencapai Lima Puluh Kota Maju Menuju Indonesia Emas 2045.
"Semoga acara ini menghasilkan gagasan yang konstruktif, yang dapat menjadi input penting dalam penyempurnaan Rancangan RPJPD 2025-2045, RKPD 2025 dan Rembuk Stunting 2024," pungkas Bupati Safaruddin.
Editor :






