SOLOK - Musibah Galodo menimpa Nagari Supayang Kabupaten Solok. Galoda datang dari meluapnyo Lubuak Talang di nagari Supayang pada Sabtu (8/2) dini hari. Musibah ini memupuskan harapan masyarakat, setelah puluhan hektar sawah siap tanam ditimbun pasir dan batu.
Liza salah satu warga Supayang yang juga penggiat KTNA sebagaimana dilansir SuhaNews, berkata, tak kurang dari 50 hektar sawah masyarakat dengan padi "elok disiang" porak poranda akibat musibah yang tak disangka ini.
Untuk itu, sebutnya, mewakili masyarakat Supayang, ia berharap ada penanganan secepatnya dari Pemerintah agar perekonomian masyarakat tidak terganggu. Baik untuk membuang material yang terbawa Galodo hingga menimbun sawah maupun perbaikan irigasi.
Menanggapi musibah ini, Kepala Dinas PUPR Kab. Solok melalui Kabid SDA Nopelius, ST, MT mengatakan bahwa pemerintah akan segera mengambil tindakan. Langkah awal adalah mengumpulkan data dan dokumentasi untuk kemudian dilaporkan kepada Bupati dan instansi terkait lainnya yang lebih tinggi.
Nantinya akan diambil tindakan sesuai dengan kapasitas instansi, baik oleh Pemerintah daerah melalui Dinas PUPR, atau melalui instansi terkait ditingkat propinsi maupun Kementerian PUPR di Jakarta.
Fen/Editor
Sumber: suhanews.co.id
Editor :






