Katanya, Sebagai bentuk keberpihakan pada peningkatan IPM kita telah merenovasi sebanyak 990 Unit Ruang Kelas Paud, SD dan SMP
"Kita juga telah mengangkat tenaga guru Honor yang bekerja puluhan tahun menjadi Guru PPPK sebanyak 2,816 Orang, ini merupakan jumlah pengangkatan terbesar di Provinsi Sumatera Barat dengan Anggaran sekitar 75,6 Milyar Pertahun," Kata orang nomor Satu di Pesisir Selatan.
Untuk membangun Karakter Siswa kita juga melibatkan Entitas Nagari, Komunitas Agama dan Budaya dalam mengembangkan diri melalu Inovasi Program Nagari Bersekolah (Pronasa).
"Pada tahun 2023 kita berhasil memperoleh Kenaikan Indeks pencapaian SPM dari 52,3 tahun 2022 menjadi 68,3 pada tahun 2023 dan kita juga berhasil mencapai Kenaikan IPM dari 70,84 pada tahun 2022 menjadi 72,24 tahun 2023,"ungkapnya
Terobosan lain yang kita lakukan adalah menjadikan SMP N 7 Sutera sebagai SMP Boarding School atau sekolah unggul berasrama yang dipersiapkan menjadi sekolah modern dengan didikan beras dari siswa/siswi berprestasi di berbagai sekolah dasar dari seluruh kecamatan.
Lanjutnya, dalam Aspek membebaskan masyarakat dari Keterisoliran, Alokasi Anggaran APBD kita arahkan ke Wilayah perkampungan yang nyaris tidak tersentuh pembangunan sejak negeri ini merdeka
Bupati Berharap Mudah-mudahan arah pembangunan yang Inklusif menjadi Stimulus untuk peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Mamajukan Peradaban dan menjadi bukti kehadiran Pemerintah untuk Masyarakat.
Kita juga Fokus Dalam menghapus Kemiskinam Ekstrim dan menurunkan angka Kemiskinan di Kabupaten Pesisir Selatan.
Kita berhasil menurunkan angka Kemiskinan Ekstrim dari 0,49% menjadi 0,17 %, kita bertekad tahun 2024 Kemiskinan Ekstrim menjadi Nol persen dan menurunkan angka Kemiskinan menjadi 6,65 %, untuk itu berbagai Program perlindungan bagi masyarakat kurang mampu dan upaya meningkatkan pendapatan mereka serta tindakan untuk menghapuskan Keterisoliran akan tetap Fokus dalam kebijakan pembangunan hingga akhir RPJMD periode ini" tutupnya. (Ynd)
Editor :






