PADANG - Pencarian 11 nelayan Air Haji Pessel yang hilang di laut Pessel terus dilakukan Basarnas dan Tim Penyelamat Gabungan. Selasa pagi (4/2/2020) Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menumpang helikopter Badan SAR Nasional (Basarnas) akan terbang dari BIM ke Air Haji guna melihat Tim penyelamat gabungan menyisir lokasi hilangnya para nelayan tersebut. Sedangkan satu nelayan Pasie Jambak Padang yang masih hilang, sudah dipasrahkan keluarga atas kepergiaannya, meskipun keluarga berharap agar nelayan Pasie Jambak itu bisa ditemukan kembali.
Informasi dari Biro Humas Sekdaprov Sumbar menyebutklan, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit Selasa pagi ini sekitar pukul 10.00 WIB akan bergerak ke lokasi hilangnya 11 nelayan Air Haji Pessel menggunakan helikopter Basarnas dari BIM.
Sebelumnya, Wagub Nasrul Abit ikut bersedih, ketika mengetahui Maharudin (58 tahun) seorang nelayan Pasie Jambak yang belum ditemukan saat melaut pada hari Rabu dini hari (29/1/2020) di sekitar perairan purus dan lolong yang disebabkan badai dan gelombang tinggi dengan menggunakan kapal KM Family 010 dengan mesin GT 20.
Nasrul Abit mencoba terus mengkoordinasikan dengan BNPB Wilayah Sumbar, BPBD Prov Sumbar dan Basarnas Sumbar agar bisa mengerahkan 1 kapal untuk membantu pencarian korban berhubung saat ini kapal-kapal tersebut sedang berada di Pessel untuk mencari 11 nelayan yang hilang di perairan Pessel.
" Mudah-mudahan Basarnas masih bisa juga sekalian melakukan pencarian hingga ke laut Pasir Jambak, agar juga dapat menemukan Maharuddin", ujar Nasrul. ZS/MR
Editor :






