BUKITTINGGI - Wakil Walikota Bukittinggi, Marfendi, bertindak sebagai inspektur upacara, pada upacara bendera peringatan Hari Pahlawan ke 78 dan HKN ke 59 tingkat Kota Bukittinggi di Halaman Balaikota, Jumat (10/11).
Pada kesempatan itu, Wakil Walikota Bukittinggi, Marfendi, membacakan sambutan tertulis Mentri Sosial.
Mengawali dalam sambutannya,Mensos menyampaikan, tema Hari Pahlawan 2023 tahun ini "Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan". Tema Hari Pahlawan Nasional ke 78 ini diangkat melalui renungan yang mendalam untuk menjawab ancaman penjajahan modern yang kian nyata. Ini merupakan pasar yang besar yang dikaruniai begitu banyak sumber daya alam yang luar biasa seperti tanah yang subur, hasil laut yang melimpah, kandungan bumi yang menyimpan beragam mineral.
"Inilah tantangan yang sesungguhnya bagi generasi penerus untuk mengelola kekayaan alam dan juga potensi penduduk Indonesia bagi kejayaan Bangsa dan Negara," tulis Mensos.
Pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan kelompok dan atau diri sendiri.
Pada momen peringatan hari pahlawan dan HKN itu, Wawako juga menyampaikan pidato Mentri Kesehatan yang mengungkapkan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke -- 59 di tahun 2023, mengangkat tema "Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju". Tema ini dipilih untuk menggambarkan bagaimana keberhasilan transformasi kesehatan yang dilakukan oleh kementerian kesehatan dengan berkolaborasi dan melibatkan berbagai pihak terkait yang bertujuan untuk meningkatkan dan mendorong masyarakat agar hidup lebih sehat dan bisa lebih produktif sehingga dapat menggerakkan roda perekonomian yang akan menjadikan Indonesia menjadi lebih maju.
"Sistem kesehatan yang lebih kuat ini kita wujudkan melalui transformasi sistem kesehatan melalui enam pilar transformasi, yaitu transformasi layanan primer, transfomasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi SDM kesehatan dan transformasi teknologi kesehatan," ungkapnya.
Implementasi keenam pilar tersebut diharapkan bisa mentransformasi sistem kesehatan lndonesia dan juga dunia, yakni sistem kesehatan yang tangguh terhadap krisis kesehatan, termasuk pandemi.
Usai pelaksanakan upacara bendera, Wawako bersama perwakilan unsur forkopimda, melaksanakan tabur bunga di Taman Makan Pahlawan Kusuma Bhakti, Gulai Bancah.
Editor :






