"Mereka mengaku menargetkan setiap anak nominal yang disetor setiap hari, untuk anak yang besar Rp 100 ribu dan si kecil Rp 50 ribu, ada lagi satu anak mereka yang laki-laki bekerja di bengkel las saat pagi dan ketika siang juga mengemis," kata Wako.
Untuk tindak lanjutnya, Pemko Bukittinggi tengah berkoordinasi dengan pemerintah daerah asal keluarga itu dan juga berkomunikasi dengan perwakilan Kementrian Sosial di Sumatra Barat.
Baca juga: Wabup M. Ihpan Turun Langsung ke TPS, Pastikan Pilwana Koto Balingka Berjalan Aman dan Lancar
"Sesuai kesepakatan akhir, mereka dikembalikan ke kota asalnya, kita antar dan serah terima dengan pemerintah setempat," ungkap Erman.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Hal ini mendapat respon positif dari warga yang berkomentar dalam akun media sosial yang menampilkan aksi Wali Kota saat mengantarkan anak-anak ke orangtua mereka dan memberikan arahan langsung ke keluarga tersebut.( Yus)
Editor :






