PASAMAN BARAT -- Tim Penilai Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2023 kunjungi Kabupaten Pasaman Barat untuk melakukan penilaian terhadap Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, Jumat (9/6).
Tim Penilai yang diketuai langsung oleh Wakil Ketua TP- PKK Sumbar, Ny. Amelia Audy Joinaldy bersama tim, disambut oleh Bupati Pasbar yang diwakili oleh Asisten III Raf'an, Ketua TP-PKK Pasbar Ny. Titi Hamsuardi beserta pengurus dan stakeholder terkait lainnya.
Pada tahun 2023 ini TP-PKK Nagari Aua Kuniang terpilih sebagai nagari yang mewakili Pasaman Barat pada lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2023 setelah terpilih pada Lomba Gerakan PKK tingkat Kabupaten Pasaman Barat.
Dalam sambutan Bupati Pasbar melalui Asisten III Raf'an menyampaikan, bahwa keberadaan TP-PKK Pasbar bersama kader yang tersebar di seluruh wilayah Pasbar sangat dibutuhkan oleh Pemerintah Daerah, karena TP-PKK sebagai salah satu mitra pemerintahan dalam mewujudkan visi misi dan program unggulan Pemda Pasbar melalui pelaksanaan 10 program Pokok PKK.
"Saat ini dapat dirasakan bahwa TP-PKK Pasbar dapat bergandengan dengan pemerintah dalam mencapai visi misi tersebut. Semoga Penilaian Tim Provinsi dalam Lomba Gerakan PKK tahun 2023 hari ini, bisa memberikan penilaian yang memuaskan untuk Kabupaten Pasaman Barat dan bisa meraih hasil yang diinginkan," ucap Raf'an.
"Kami tegaskan bahwa kegiatan yang akan dinilai mulai dari kelembagaan, tertib administrasi, kegiatan Pokja I, II, III, IV sampai kegiatan Kader PKK yang terdiri dari input, proses dan output serta inovasi yang dilaksanakan," jelas Ny. Amelia Audy Joinaldy.
Disamping itu, Ketua TP PKK Ny. Titi Hamsuardi juga menjelaskan bahwa Pasbar saat ini sudah memiliki 90 nagari setelah dilakukannya penataan sebanyak 71 nagari, dan 90 TP-PKK Nagari tersebut juga sudah memiliki kepengurusan dengan dilaksakannya pembinaan secara berjenjang mulai dari nagari, kecamatan hingga kabupaten.
"Kami selalu mendorong TP-PKK Nagari untuk penguatan kelembagaan, ruang secretariat, peningkatan administrasi tata kelola PKK yang juga kami laksanakan. Sehingga tertib administrasi di nagari maupun kecamatan terus menjadi baik," jelas Ny. Titi Hamsuardi.
Untuk pelaksanaan Pokja I lanjutnya, pola anak-anak dan remaja di era digital juga telah dilakukan sosialisasi tentang bahaya perkawinan di bawah umur, sosialisasi pencegahan kekerasan seksual serta sosialisasi bela negara dan cinta tanah air yang didukung langsung oleh masyarakat, tokoh masyarakat serta kelembagaan masyarakat.
Editor : Marjeni Rokcalva






