IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pengungsi Banjir dan Longsor Bertambah di Kabupaten Bogor dan Lebak

BNPB menggunakan Helikopter Bell 412 melakukan distribusi bantuan korban tanah longsor dan banjir. Humas BNPB
BNPB menggunakan Helikopter Bell 412 melakukan distribusi bantuan korban tanah longsor dan banjir. Humas BNPB
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BOGOR -Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) melansir jumlah korban akibat banjir dan tanah longsor per tanggal 5 Januari 2020, pukul 18.00 WIB. Disebutkan, sejumlah 60 orang meninggal dan dua orang hilang. Jumlah pengungsi mengalami kenaikan 100.677 jiwa dari 92.261 jiwa, terbanyak dari Kabupaten Bogor dan Kabupaten Lebak.

Agus Wibowo, Kapusdatinkom BNPB dalam rilisnya menyebutkan, 255 titik pengungsi yang terbagi 75 Kota Bekasi, 27 Kabupaten Bogor, 6 Jakarta Timur, 4 Jakarta Barat, 8 Jakarta Selatan, 3 Jakarta Utara, 8 Kabupaten Lebak, 6 Kota Depok. Titik pengungsian terbanyak yang dicatat Pusdalops BNPB berada di Kota Tangerang Selatan sejumlah 118 titik pengungsian.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sementara itu BNPB mengirimkan bantuan ke lokasi yang masih terisolir dan susah dijangkau via darat. Menggunakan Helikopter Bell 412 dengan nomor regist PK-DAS mendarat di Lapangan Tegar Beriman Komplek Pemda Kabupaten Bogor pukul 12.00 WIB. Kemudian logistik dikirim untuk menjangkau lokasi terisolir daerah Cileuksa dan Pasir Madang, Kabupaten Bogor.

Distribusi logistik dari udara ini dilakukan dua kali sorti. Sorti pertama 500 Kg dan sorti kedua 650 Kg. Barang yang didistibusikan antara lain air mineral, selimut dan paket sembako. Sulitnya untuk pengisian ulang bahan bakar helikopter dan minimnya informasi cuaca serta keamanan helikopter yang menjadi kendala pendistribusian.

(Rel/MR)

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH