PADANG - Kota Padang, Sumatera Barat kedatangan da'i sejuta umat Dr. Abdul Somad, LC. MA yang tengah mengisi tausiah dalam kegiatan Tabligh Akbar Mitigasi Bencana yang bertemakan "Perkuat Keimanan, Perkokoh Kebersamaan.
Kegiatan tersebut dilangsungkan di kawasan Danau Cimpago, Pantai Purus, Kecamatan Padang Barat, Kamis sore (2/1/2020).
Sebelum tiba di lokasi, pendakwah berkharisma, cerdas dan mempunyai gaya ceramah yang khas itu pun sudah dinanti-nantikan ribuan masyarakat. Tak hanya dari Kota Padang namun juga datang dari dalam dan luar Sumatera Barat (Sumbar).
Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah bersama unsur Forkopimda serta semua elemen pun menyambut kedatangan da'i kelahiran Silo Lama, Asahan, Sumatera Utara, 18 Mei 1977 itu dengan suka cita.
Suasana pun menjadi pecah saat Ustaz Abdul Somad atau yang sering disapa UAS itu terlihat dari kejauhan. Mengendarai motor gede (moge) jenis Harley-Davidson, ia pun menyapa hangat siapa saja yang berada di depannya sebelum menuju panggung utama.
Dalam tausiahnya, dan sesuai tema daripada tabligh akbar kali ini, UAS pun menyampaikan perihal mitigasi bencana di dalam Islam ada 4 hal yang harus ditanamkan dan dilakukan semua masyarakat sehingga Bumi Minangkabau terhindar dari segala bentuk bencana. Sebagaimana Padang dan Sumbar terkenal sebagai daerah rawan bencana baik berupa gempa bumi, longsor, banjir bahkan tsunami dan lainnya.
Dijelaskannya, yang harus dilakukan agar negeri ini terhindar dari bencana adalah, pertama memperbanyak sedekah, kedua jauhkan dari perbuatan zina, ketiga terbebas dari riba dan keempat saling mengajak satu sama lain untuk berbuat baik dan menjauhi kemungkaran.
"Insya Allah apabila kita semua melakukan 4 hal demikian, semoga kita, daerah dan bangsa negara kita ini aman dari bahaya dan ancaman yang akan menimpa. Mudah-mudahan segala bentuk bencana akan jauh dari kita semua," harap Ustaz Somad mendoakan.
"Mudah mudahan kita semua diberi rahmat dan hidayah untuk selalu mengerjakan perintah Allah SWT dan senantiasa terjauh dari segala bentuk perbuatan dosa dan maksiat. Semoga selamat dari malapetaka, anak cucu kita menjadi orang yang saleh dan salehah dan hafal Alquran tentunya. Kehidupan kita juga makmur aman dan sejahtera," pungkas ustaz kondang mengakhiri ceramahnya selama lebih dari sejam itu.
Editor : Berita Minang






