Disamping itu lanjut Desri,Untuk menghindari kebocoran pada tiket masuk dan ini akan berimbas kurangnya target PAD Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota dari pendapatan tiket masuk,Dinas Pariwisata dan Olah Raga sudah menjalin kerjasama dengan Bank Nagari.Jadi wisatawan yang akan masuk kawasan Harau akan memakai kartu seperti di jalan tol.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Selain itu Dinas Pariwisata juga mendorong masyarakat untuk meningkatkan Ekonomi Kreatif agar wisatawan yang berkunjung tidak hanya sekedar berkunjung namun juga membawa buah tangan atau oleh-oleh dari Lima Puluh Kota.Dinas Pariwisata ujar Desri " juga sudah menyiapkan tempat penjualaan oleh-oleh yang representative di kawasan Lembah Harau karena saat ini hanya satu pusat oleh -- oleh yang ada yaitu pusat oleh - oleh Klarisa.(Do)
Editor : Marjeni Rokcalva






