Padangpanjang - Menyikapi wecana pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI pada pertengahan 2023 mendatang, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Padangpanjang petakan kesiapan cabang olahraga (cabor).
Ketua Umum KONI Padangpanjang, Primer mengaku saat ini jajarannya tengah intes melakukan obeservasi guna pemetaan kondisi cabor secara komprehensif. Hal ini dikatakannya, mengingat tahun pembinaan sejak 2020 silam dinilai sangat minim akibat berbagai kendala.
"Bicara prestasi Porprov 2023 mendatang, cukup banyak instrumen yang harus kita petakan untuk menjawab tantangan capaian pada agenda multi iven olahraga tersebut. Termasuk menetapkan target prestasi capaian medali, perlu kerja ekstra keras dan kolaboratif dengan pihak Pemerintah Kota (Pemko)," ungkap Primer didampingi Wakil Ketua II Bidang Binpres, Fendry Munandar.
"Apa lagi mengingat Padangpanjang telah kembali di SK-kan menjadi tuan rumah Porprov XVI bersama Kota Padang. Konsekwensi prestise tuan rumah, tidak dapat dipungkiri adalah prestasi, yang juga sangat erat kaitannya dengan ketersediaan anggaran," sebut Fendry.
Menyikapi hal tersebut, Fendry mengaku saat ini jajaran pengurus inti pada KONI Padangpanjang tengah intens melakukan obeservasi cabor secara komprehensi dari berbagai sisi. Terutama berkaitan dengan kesiapan selaku cabor pelaksana tuan rumah, dan sebagai kontingen pada kejuaraan provinsi dua tahunan itu.
"Banya hal yang perlu kami inventarisir, diantaranya kesiapan dan potensi atlet, ketersediaan dan kebutuhan sarana dan prasarana latihan serta pertandingan. Hal ini mengingat sejumlah cabor, diketahui masih belum dilengkapi alat latihan yang memadai," pungkas Fendry.(Lex)
Editor : Berita Minang






