Sungai Limau,-Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmang mengajak masyarakat untuk menjadikan olahraga sepak bola sebagai ajang mempererat tali silaturahmi diantara pemain, pelatih, dan official. Karena menurutnya, warisan terbaik dalam sebuah pertandingan, terutama sepak bola adalah kebersamaan.
"Bukan juaranya yang kita kejar, tetapi silaturminya dan yang terpenting lagi melalui permainan sepak bola ini, kita menjaga kesehatan serta daya tahan tubuh. Sudah puluhan tahun kita mengantung sepatu bola, dengan adanya Open Turnamen Sepak Bola Legend se- Sumbar yang di gelar oleh Persatuan Sepak Bola Sungai Limau "PSSL" kembali kita mengenang era kejayaan kita sebagai pemain, pelatih,dan official,"sebut Rahmang saat menghadiri penutupan Open Turnamen Sepak Bola Legend Se-Sumbar, Juma (4/3) malam di Terminal Sungai Limau, Kecamatan Sungai Limau.
Ia menyebutkan, bahwa ajang ini merupakan sebagai salah satu bagian dari menjaga kebugaran tubuh. Apalagi, dalam situasi pandemi covid-19 saat ini.
"Saya yakin, kedepanya PSSL akan mengadakan ivent-ivent lainya dalam menggalakan olahraga sepak bola ini. Karena, warisan warisan terbaik dalam sebuah pertandingan terutama sepak bola adalah kebersamaan," kata dia.
Wabub berharap, kedepan melalui upaya-upaya serius yang telah, sedang, dan akan dilakukan, serta dukungan penuh dari semua elemen masyarakat pecinta olahraga sepak bola, khususnya di Kecamatan Sungai Limau, umumnya di Kabupaten Padang Pariaman, olahraga sepak bola dapat memasuki era kejayaanya.
"Terlebih sekarang Tim PSSL Sungai Limau sudah mengelar Open Turnamen ini. Sehingga diharapkan akan menambah semangat para pemain junior untuk meningkatkan kulitas saat bermain di club-club masing-masing," kata Muspy.
Hal senada dikatakan ketua pelaksana Afrizaldi menyebutkan, di gelarnya kegiatan tersebut, pemain, pelatih, dan official di usia lanjut itu kembali merumput dilapangan yang pernah bergelut dengan sikulit bundar di lapangan hijau.
Artinya, dengan sepak bola legend ini, dirinya dapat mengenang kembali lebih jauh pada masa kejayaan. Selain itu, juga dapat memperkokoh silaturahmi antar club yang ada di daerah ini, dan dapat menjaga ketahan tubuh.
Ia menyebutkan, kegiatan tersebut dilangsungkan selama satu bulan penuh dengan menghadirkan berbagai club-club di Sumatera Barat pada usia 40 tahun keatas.
Editor : Berita Minang






