"Kita tidak lagi ingin lagi adanya atlet yang didatangkan dari luar. Apa gunanya prestasi diraih tapi bukan jerih payah dari putra/i kita sendiri. Tujuan kita tentu membina yang ada, karena saya tidak butuh prestise, tapi jalankan pembinaan dengan sebaik baiknya," harap Bupati.
Sementara itu Ketua Umum KONI Kabupaten Pasaman Tommy Irawan Sandra mengatakan, meskipun hari ini kita baru bisa secara resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Umum KONI Prov Sumbar namun tugas dan tanggung jawab pelaksanaan pembinaan olahraga prestasi di daerah ini yang diamanahkan oleh Musorkab 2021 sudah kami laksanakan sejak diterbitkannya surat keputusan Ketua Umum KONI Prov Sumbar tentang kepengurusan KONI Kabupaten Pasaman Masa Bakti 2021-2025, terutama menghadapi PON XX/2021 di Papua, dimana Kabupaten Pasaman mengirim 4 orang atlet, satu orang pelatih, memperkuat kontingen PON XX/2021 Sumbar di Papua.
"Empat atlet dan satu orang pelatih itu yakni, Fauma Depril Jumra atlet atletik, Erit Marthahiret atlet atletik, Ipda Pol Arnizal atlet Menembak, Jailani Jonsil atlet Taekwondo, dan Edi Warman pelatih atletik Sumbar" terangnya.
Kata Tommy, pihaknya merasa bangga atas prestasi yang diraih putra dan putri Kabupaten Pasaman pada Pon XX/2021 Papua dimana atlet Pasaman Fauma Depril Jumra berhasil meraih medali emas pada nomor dasa lomba dan bahkan berhasil memecahkan rekor nasional yang selama lebih 30 tahun di pegang atlet dari Papua.
Di samping itu, KONI Pasaman juga mengirim cabang olahraga mengikuti Kejuaraan Daerah, memonitoring atlet dan pelatih olahraga Kabupaten Pasaman yang melaksanakan latihan serta kegiatan pembinaan prestasi atlet yang dilakukan masing-masing Cabang olahraga di daerah ini.
"Jika dukungan ini bisa kami raih, maka apa yang diamanatkan oleh Musyorkab KONI Pasaman pada tanggal 16 Maret 2021 Insya Allah akan dapat diwujudkan. Karena, melaksanakan penjaringan atlet yang akan kita bina perlu menyelenggarakan kompetisi secara berkelanjutan seperti, pekan olahraga Kabupaten (PORKAB ) antar kecamatan se Kabupaten Pasaman, pekan olahraga usia dini dan kejuaraan olahraga pelajar serta ivent-ivent lainnya, " beber Tommy.
Menurutnya, Kabupaten Pasaman kedepan bisa menjadi gudang atlet berbagai cabang olahraga karena kita mempunyai sarana dan prasarana untuk latihan para calon atlet di setiap cabang olahraga, seperti hall senam, gor Tuanku Rao, gelora Tuanku Imam Bonjol, serta kolam renang Puti Sangkar Bulan, namun sarana dan prasarana olahraga kita selama ini kurang terawat dengan baik sehingga kedepannya perlu pembenahan di masing-masing sarana olahraga untuk pusat pelatihan bagi cabang olahraga.
"Disamping sarana dan prasarana ada beberapa faktor memanfaatkan potensi yang ada untuk pengembangan olahraga prestasi di Kabupaten Pasaman kedepan diantaranya kepedulian dari pengurus cabang olahraga, Pembina, pelatih dan para atlet untuk berlatih secara terstruktur, terencana, dan terprogram dengan baik, " tutupnya. (MAL)
Editor : Berita Minang






