Micko mengatakan, ini merupakan kejuaraan kelas derby pertama dan terakhir untuk Restora Abigail. Itu dikarenakan umur kuda tersebut sudah menginjak tiga tahun. Tahun mendatang sudah masuk dalam kelas kejuaraan yang baru.
"Dengan hasil yang sudah didapat sekarang, kami berharap Restora Abigail bisa meraih juara di pacuan lainnya. Bisa membawa nama Kota Padang Panjang di kancah nasional dalam kejuaraan pacuan kuda," harapnya.
Sementara itu, Imbral juga mengucap syukur dengan raihan tersebut. "Alhamdulillah, kita bisa meraih juara ketiga di kelas derby, meskipun awalnya kita menargetkan juara I. Mudah-mudahan ke depannya Restora Abigail tampil lebih baik lagi, serta mencapai hasil maksimal dan bisa menjadi kuda kebanggaan masyarakat Padang Panjang," sambungnya.
Hal senada juga disampaikan Andi Dabo. Dia merasa cukup puas dengan hasil yang didapat, meskipun di awal start ia mengalami sedikit kendala.
Pelatih Restora Abigail, Fredy Amran menyebutkan, untuk mengikuti Kejuaraan Sawahlunto Derby 2021, kuda ini telah dipersiapkan selama tiga bulan terakhir.
"Latihan telah kita lakukan dari tiga bulan lalu. Dalam proses latihan, kuda ini mengalami cedera sebanyak dua kali. Namun Alhamdulillah, saat kejuaraan Restora Abigail bisa tampil dengan baik dengan hasil cukup memuaskan," terangnya. (dega/(shintia/lex)
Editor : Berita Minang






