PARIAMAN -Dalam Rangka Hari Nusantara yang jatuh pada Tanggal 13 Desember 2019 nanti , Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga mengundang seluruh Guru Kesenian dan Olah Raga yang ada di sekolah-sekolah yang ada di Kota Pariaman Mulai dari SD, SMP/MTSN, SMA/MAN, Sanggar-Sanggar Kesenian, bahkan Desa dan Kelurahan yang ada di Kota Pariaman, untuk membicarakan persiapan 1000 lebih Gandang Tasa Kreasi yang akan ditabuh pada puncak acara Hari Nusantara tanggal 14 Desember 2019.
Pertemuan diadakan di Ruang Kantor Walikota Pariaman Genius Umar Kamis (5/12). Dalam Pertemuan tersebut Walikota Pariaman sangat antusias sekali menyambut kedatangan Pahlawan Tanpa Tanda Jasa tersebut diruangannya, beliau mengucapkan terimakasih karena para guru tersebut sudah mau memenuhi undangannya melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga.
"Saya mau pada acara puncak Hari Nusantara tanggal 14 Desember nanti semua sekolah mau berpartisipasi untuk melatih anak-anak murid mereka, guna memeriahkan dan memecahkan Rekor MURI dengan tabuhan 1000 lebih Gandang Tasa Kreasi tersebut", ujar Genius Umar.
"Kalau perlu anak-anak TK juga kita libatkan dengan tabuhan rebana kecil yang sesuai dengan usia mereka, karena kelucuan dan keluguan mereka ketika tampil merupakan nilai plus meriahnya hari nusantara 2019 ini, apalagi Presiden Jokowi sangat suka sekali dengan anak-anak kecil. Dengan ikutnya mereka dilibatkan juga akan membawa kebahagian bagi mereka orang tua apalagi oleh para guru pengajarnya", tambah Genius Umar.
"Untuk itu semoga kerjasama dari para guru yang hadir saat ini sangat penting sekali demi sukses dan lancarnya acara Hari Nusantara ini, karena di tangan para guru-guru inilah terletaknya ujung tombak kesuksesan anak-anak didik mereka di masa depan", jelas Walikota yang dikenal bersahaja ini.
Harapan beliau semoga kegiatan ini dapat terlaksana dan membuat Kota Pariaman semakin dikenal oleh dunia luar, dan ekonomi serta pariwisata Kota Pariaman akan semakin meningkat.
"Untuk kegiatan disekolah terutama kesenian khususnya gandang tasa ini , sudah disampaikan beberapa tahun yang lalu ke sekolah-sekolah, untuk dapat kembali dihidupkan karena gandang tasa ini adalah sebagai salah satu budaya tradisional Kota Pariaman. Dan untuk 1000 lebih gandang tasa ini akan kita usahakan untuk mencapai target yang kita telah buat ini", jelas Kanderi.
Sebagai pelatih tunggal untuk gandang tasa kreasi ini Pemerintah Kota Pariaman menunjuk Ribut Anton Sujarwo yang juga merupakan salah seorang seniman yang ada di Kota Pariaman, dan juga pemimpin Sanggar Darak Badarak ini.
Ribut menjelaskan beliau akan berusaha semaksimal mungkin untuk melatih anak-anak ini supaya bisa memberikan penampilan yang terbaik nantinya dipuncak acara Hari Nusantara. Walaupun hanya dengan waktu kurang lebih seminggu, beliau akan berusaha untuk melatih dengan konsep yang sederhana akan tetapi mempunyai hasil tampilan yang luar biasa demi menyukseskan acara puncak Hari Nusantara 2019. (Desi/Hms/Je)
Editor :






