Syaiful menyebutkan, sebagai Ketua Umum KONI Sumbar, yang umembantu pemerintah di bidang olahraga prestasi, gubernur dan Kadispora tidak pernah memanggil dirinya.
"Kalau tidak istilah memanggil, tidak lah, istilah meminta klarifikasi tidak pernah. Dispora sebagai SKPD yang membidangi olahrga di pemerintah, gubernur selaku kepala daerah tidak pernah memanggil, dia kan punya hak kewenangan memanggil dan meminta klarifiksi kepada saya. Itu tidak dilakukan, bahkan saya sudah dua kali meminta audiensi dengan gubernur, tidak diberikan," ujarnya.
Ia mengakhiri, siapapun Ketua Umum KONI Sumbar, diharapkan dapat memberikan yang terbaik, Target emas pada PON Papua 2021 nanti, harus melebihi target 16 emas yang sebelumnya ditargetkannya.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Targetnya harus lebih dari itu (16 emas), kalau 16 juga target sama dengan saya, kalau tidak sama dengan program Syaiyul, belum sukses dia lagi, hanya melanjutkan program Syaiful," pungkasnya. (byr/mr)
Editor : Berita Minang







