IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pelecehan dan Kekerasan Seksual di Sumbar, Potret Keprihatinan

Foto Wira Santika
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PELECEHAN dan kekerasaan seksual adalah salah satu momok yang menakutkan dalam masyarakat, dimana ini merupakan salah satu permasalahan global yang tidak ada habis habisnya termasuk di Sumatera Barat. Akhir akhir ini viral di media sosial mengenai kasus pelecehan dan kekerasan seksual yang dilakukan olek oknum oknum dokter, polisi, guru bahkan ada yang dari keluarga dekat si korban.

Sebenarnya kasus seperti ini tidak ada hilangnya bahkan setiap saat mungkin saja kasus kasus ini selalu terjadi yang kadang terlambat dan baru diketahui.

Salah satu kasus pelecehan yang berujung pembunuhan yang sempat juga menghebohkan dan mencuri atensi masyrakat Indonesia terutamanya provinsi Sumatera Barat pada September 2024 yang tepatnya terjadi di daerah Kayu Tanam, Padang Pariaman. Yakni, kasus seorang remaja penjual gorengan Nia Kurnia Sari.

Ini bisa jadi salah satu kasus kekerasan seksual yang sangat miris, bukan hanya dilecehkan, diperkosa tetapi juga sampai dibunuh dan dikubur hidup hidup.Masalah pelecehan dan kekerasan seksual ini bukan hanya mempengaruhi korban tetapi juga memiliki dampak yang luas pada keluarga, lingkungan sekitarnya, komunitas, bahkan masyarakat yang lebih luas.

Oleh karena itu membahas topik ini secara mendalam adalah hal yang penting untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan serta bagaimana mencegah, menangani pelecehan dan kekerasan seksual. Dengan memahami penyebab, dampak serta upaya pencegahan serta penanganannya tadi, ini akan menciptaka masyarakat yang lebih aman dan dapat melindungi hak-hak korban pelecehan dan kekerasan seksual.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Pelecehan seksual adalah perilaku tidak senonoh atau tidak pantas dan tidak diinginkan dimana ini adalah tindakan melanggar norma bisa berupan lisan atau dari ucapan, komentar, gesture atau tindakan yang membuat seseorang merasa terancam dan tidak nyaman. Sedangkan kekerasan seksual adalah seksual atau asusila yang dilakukan tanpa persetujuan adanya unsur pemaksaan seperti tindakan pemerkosaan, pelecehan seksual, eksploitasi seksual dimana inin bisa menyebabkan trauma dan gangguan psikis mendalam pada korban bahkan menyebabkan kematian akibat penganiayaan secara fisik dan mental.

Bentuk dan jenis pelecehan dan kekerasan seksual itu ada banyak yang mungkin tidak disadari bahkan bisa saja seseorang itu melakukan pelecehan namun tidak disadarinya. Pelecehan seksual verbal adalah bentuk kejahatan seksual yang tidak menyerang fisik korban tapi pada mental si korban berupa kata-kata, ucapan yang tidak senonoh, komen yang terdampat unsur pelecehan, ini salah satu yang banyak juga terjadi saat ini banyak komenan di media sosial seperti tiktok, Instagram, X, dan treads serta media sosial lainnya dimana komen-komen banyak terdapat unsur pelecehan namun dianggap biasa bahkan dinormalisasi ini juga disebut cyber seksual (bentuk kekerasan dan pelecehan seksual melalui teknologo digital).

Adapun pelecehan seksual bentuk verbal ini juga berupa pertanyaan mengenai kehidupan seksual seseorang atau lelucon yang mengarah ke hal tersebut. Kemudian Adapun kekerasan seksual non-verbal ini bisa dari gesture seksual atau tampilan materi pornografi yang membuat seseorang tidak nyaman dengan cara tertentu.

Pelecehan fisik ini sudah jelas menjuru pada fisik seseorang dari sentuhan, ciuman atau tindakan seksual lainnya tanpa persetujuan dan berupa pemaksaan. Kekerasan seksual bentuk yang bukan hanya menyerang mental korban tetapi fisik seperti pemerkosaan, ekploitasi seksual yang meyebabkan trauma mendalam bagi korban bahkan ini sampai merenggut nyawa korban.

Sumatera Barat menjadi salah satu provinsi yang beberapa tahun terakhir ini mengalami peningkatan kasus pelecehan dan kekerasan seksual mirisnya banyak korban itu juga dari anak-anak.

IKLAN POSISI 15
Bagikan

Opini lainnya
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH