IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Prof. Herman Mawardi: Perlu dibentuk DPR Bayangan Untuk Kemajuan Kampung Halaman

Foto bersama anggota PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota dengan pengurus Gonjong Limo kota Bandung. Foto Humas Limapuluh Kota
Foto bersama anggota PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota dengan pengurus Gonjong Limo kota Bandung. Foto Humas Limapuluh Kota
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BANDUNG - Pengurus Gonjong Limo Bandung yang diketuai Himat C.Israr jamu anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Payakumbuh Limapuluh Kota yang melakukan study komperatif ke Pemkot.Bandung.

Jamuan makan malam itu sebagai wujud dari silahturrahmi antara kampuang dan rantau dilangsungkan di surau gonjong limo Banduang Selasa malam (8/10). Dijelaskan Hikmat C. Israr, keberadaan gonjong limo Bandung sudah dimulai sejak 15 Mei 1960 silam. Gonjong Limo ini didirikan Janun, Yasin, dan Sudir yang pergi menuntut ilmu ke negeri orang, dengan ekonomi orang tua yang pas-pasan mengalami kesulitan untuk menyelesaikan study, bermodalkan tekad yang kuat akhirnya cita-cita itu kesampaian juga.

Menurut M.Azis. BSc salah seorang mantan ketua Gonjong Limo Bandung, Gonjong Limo ini awalnya berada di Jakarta, namun semakin banyak mahasiswa kita kuliah di Bandung, maka dipindahkan ke kota ini tahun 2000.

Bertitik tolak dari pengalaman masa lalu pendiri peguyuban inimembeberi kesempatan bagi anak anak dari Payakumbuh dan Limapuluh kota yang kesulitan biaya dalam menyelesaikan study di Bandung busa ditampung di sirau ini. Keberadaan surau Gonjong Limo ini untuk membantu kesulitan itu sehingga tidak ada istilah gagal study karena biaya.

Diakui Prof.DR. Herman Mawardi yang juga penisepuh Gonjong Limo Bandung ini mengakui, anak nagari tamat kuliah di perguruan tinggi Bandung ini umumnya tidak kembali ke kampung halaman maka jadilah mereka warga perantau yang tetap mencintai kampung halamannya. Justru itu keberadaan Gonjong Limo Bandung ini bergerak dibidang sosial dan budaya, walau mereka hidup di perantauan namun jati dirinya sebagai anak Minang tetap dipertahankan.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Namun yang tak kalah penting tambah M. Aziz.BSc Gonjong Limo Bandung ini, juga menampung mahasiswa kita yang mengalami kesulitan mondok dan ditampung di suarau Gonjong Limo yang dibangun secara swadaya anggota Gonjong Limo Bandung.

Sementara itu Amri Sain yang akrab dipanggil da Am dalam kesempatan itu mengaku berhiba hati ketika pulang kampung, pasalnya negeri kita tidak banyak perubahan, sementara negeri orang yang dijadikan rantau berkembang dengan pesat .

Justru itulah Gonjong Limo Bandung mulai berpikir bagai mana memberikan konstribusi ke kampung halaman, untuk itu usul Prof Herman Mawardi agar dibentuk DPR bayangan yang mempertemukan seluruh tokoh rantau Luak Limopuluah dari Sabang -Merauke dan kampung untuk membicarakan masalah, solusi untuk kemajuan kampung halaman .

Kenapa Pariaman denga PKDPnya, Sulik Aia dengan SAS nya bisa berbuat bahkan buming sampai dunia international sementara kita baru berwacana yang sampai saat ini hanya konsep yang belum terealisir.

"Yang berubah baru talempong batu Tanjuang Anau yang selama ini terbuka, saat ini sudah pakai atap " ungkapnya menggambarkan kekecewaannya.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH