"Panti asuhan di Kota Painan ini sudah berdiri sejak tahun 2004, sebagaimana terdapat di Jalan Darwis. Karena terbentur pengembangan, sehingga kondisi itu kami laporkan ke Bupati Hendrajoni, dan ternyata mendapat sambutan yang sangat positif, dan mendapatkan hibah tanah di lokasi ini dengan ketua panitia pembangunannya langsung dipercayakan kepada Kepala Dinas PUTR sendiri," ujarnya.
Dia juga menyampaikan ucapan terimakasih karena anak-anak panti asuhan itu nanti juga akan disekolahkan hingga ke perguruan tinggi.
"Saat ini jumlah anak panti baru sebanyak 23 orang, dan yang tertampung di asrama panti saat ini hanya sebanyak 16 orang, dan selebihnya masih tinggal di rumah," ujarnya.
Dia juga menyampaikan kepada masyarakat Pesisir Selatan bila menemui ada anak yatim dan para duafa yang terlantar agar dikirim ke panti asuhan.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Sumbar, Solsafad, yang juga hadir pada peletakan batu pertama itu menyampaikan bahwa di Sumbar ada 50 unit Panti Asuhan Muhammadiyah.
"Hanya peletakan batu pertama pembangunan panti asuhan Muhammadyah Pesisir Selatan yang dilakukan langsung oleh bupati. Mudah-mudahan Pembangunan ini bisa cepat selesai dan juga dilanjutkan pada peletakan batu pertama lainya di daerah ini," harapnya. RND/Je
Editor :






