IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Dini Hari Dua Warga Sariak Ateh Solok Meninggal Tertimbun Tanah Longsor

Tim Penyelamat sedang melakukan evakusi korban tertimbun longsor. Foto beritanda1.com
Tim Penyelamat sedang melakukan evakusi korban tertimbun longsor. Foto beritanda1.com
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

ARO SUKA - Curah hujan yang tinggi melanda Kabupaten Solok, Sumbar membuat tanah di Andaleh jorong Sariak Ateh nagari Sariak Alahan Tigo kec. Hiliran Gumanti Kab. Solok longsor. Akibarnya 2 warga meninggal dunia dan 1 orang terluka.

Dilansir oleh Beritanda1.com, longsor yang terjadi sekira pukul 02.00 Wib, Jumat (5/6) dinihari, mengakibatkan sebuah rumah permanen milik Muhammad Tarmizi (46) dihantam material longsor hingga jebol dan mengakibatkan dua korban meninggal seketika dan satu mengalami luka-luka.

Informasi yang diterima dari pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Marjohan melalui Group Wathsapp Tangguh Bencana Kabupaten Solok mengungkapkan, para korban longsor dilaporkan sudah dievakuasi masyarakat setempat ke Puskesmas Talang Babungo untuk dilakukan perawatan.

Masyarakat bersama pemerinah nagari telah melakukan evakuasi terhadap dua korban yang meninggal, masing-masing Melsa Gustia Putri (20) dan Rafki Aulia Zikra (14).

Informasi bencana ini juga dibenarkan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Solok Armen AP yang dikonfrimasi melalui aplikasi Watshappnya,

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
" Sementara korban sudah dilakukan evakuasi. Kita sedang menunggu data selanjutnya dari Wali Nagari Sariek Alahan Tigo," jawab Armen AP.

Sedang Tidur

Camat Hiliran Gumanti Romi Hendriawan yang dikonfirmasi terpisah menjelaskan, musibah longsor terjadi saat penghuni rumah sedang tertidur pulas. Sekitar pukul 02.00 Wib, tiba-tiba material longsor menghantam dinding kamar rumah permanen ukuran 9-8 meter persegi yang dihuni pasangan suami istri Muhammad Tarmizi (46) dan Padri Yeni (45) bersama dua anaknya Melsa Gustia Putri dan Rafky Aulia Zikra.

Begitu material longsor menghantam dinding rumah korban, sebut Camat Hiliran Gumanti, sontak Muhammad Tarmizi terbangun mendengar adanya bunyi dentuman keras yang menghantam dinding kamar bagian belakang. Begitu dilihat, korban mendapati dinding kamar yang didiami istri dan dua anaknya telah jebol oleh material longsor.

Dijelaskan Romi, istri dan dua anak korban yang berada didalam kamar dalam keadaan tidur pulas, ikut dihantam material longsor hingga tertimbun. Malang tak dapat ditolok, kedua anak korban meninggal dunia, sedangkan istri korban mengalami luka dibagian kaki sebelah kiri.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH