"Jangan sampai perkembangan zaman mengikis jati diri kita sebagai urang Minang yang menjunjung tinggi adat, sopan santun, dan nilai-nilai keagamaan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Panjang AS Dt. Majolobiah Nan Kuniang mengatakan tradisi Manaiak An Siriah merupakan simbol dimulainya perjalanan membangun rumah tangga yang tidak hanya mempersatukan dua mempelai, tetapi juga mempererat hubungan dua kaum dan dua keluarga besar melalui musyawarah, penghormatan kepada niniak mamak, serta restu keluarga.
"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh terhadap kegiatan Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari. Semoga tradisi ini tetap terpelihara dan terus diwariskan kepada generasi penerus," pungkasnya. (Do)
Editor : Medio Agusta






