Menurutnya, budidaya jamur tiram menjadi salah satu alternatif usaha yang potensial karena tidak membutuhkan lahan luas, mudah dikembangkan, memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan, sekaligus mampu menyediakan sumber pangan bergizi bagi keluarga.
Ia menjelaskan jamur tiram mengandung protein, serat, vitamin, dan mineral yang bermanfaat untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi keluarga, terutama bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan.
"Melalui pelatihan dan bantuan baglog ini, kami berharap keluarga penerima memperoleh tambahan sumber pangan bergizi sekaligus peluang usaha rumah tangga yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga," ujarnya.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta memanfaatkan bantuan yang diterima secara optimal mulai dari proses pemeliharaan, panen hingga pemasaran hasil produksi.
Editor : Medio Agusta






