Selain itu, ia mengingatkan pedagang untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan, terutama karena Pasa Pabukoan menjadi tempat masyarakat membeli makanan dan minuman untuk berbuka puasa.
“Saya juga mengingatkan pedagang agar menjaga kebersihan, menjaga higienitas makanan, dan memastikan takjil yang dijual aman serta layak konsumsi. Kita juga berharap perputaran ekonomi selama Ramadan tetap hidup, UMKM tumbuh, dan masyarakat tetap punya ruang yang nyaman untuk berbelanja kebutuhan berbuka,” kata dia.
Zulmaeta mengatakan Pemko Payakumbuh akan terus mengevaluasi pelaksanaan Pasa Pabukoan, termasuk dari sisi kenyamanan, kebersihan, hingga dampak ekonomi bagi pedagang.
Sementara itu, Kepala Bidang Pasar pada Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Khalid Zamri mengatakan jumlah kios Pasa Pabukoan tahun ini mengalami pengurangan dibandingkan tahun 2025.
Editor : Medio Agusta






