“Berkat kolaborasi yang luar biasa ini, kita bisa pulang dari gelanggang PON Beladiri II Kudus dengan kepala tegak,” tambahnya.
Sekretaris Umum KONI Sumbar Anandya Dipo Pratama menegaskan, raihan di Kudus menjadi fondasi penting bagi pembinaan jangka panjang.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Semangat dan kebersamaan kontingen menjadi modal berharga untuk masa depan olahraga beladiri Sumbar. Ini menjadi fondasi kuat untuk pembinaan jangka panjang,” ujarnya.Dengan hasil ini, KONI Sumbar kini fokus melakukan evaluasi total program pembinaan, menjadikan capaian di Kudus sebagai titik awal kebangkitan menuju PON 2028 di NTB–NTT. (*)
Editor : Marjeni Rokcalva






