Adapun kegiatan peningkatan kapasitas niniak mamak Nagari Situjuah Ladang Laweh dan Nagari Tungkar, dibuka oleh Wakil Bupati Limapuluh Kota Ahlul Badrito Resha dan direncanakan ditutup Bupati Safni Sikumbang. Saat pembukaan acara, hadir Kepala Disdikbud Limapuluh Kota Afri Efendi bersama Plt Sekretaris Disdikbud merangkap Kabid Kebudayaan Ali Hasan, Kasi Pelestarian Seni Budaya Zarni Jamila, dan Camat Situjuah Limo Nagari Rummelia.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Limapuluh Kota, Afri Efendi, didampingi Kabid Kebudayaan Ali Hasan dan Zarni Jamila mengatakan, program peningkatan kapasitas niniak mamak Nagari Situjuah Ladang Laweh dan Nagari Tungkar, digelar berdasarkan Rencana Kerja (Renja) Disdikbud Limapuluh Kota dan Pokir anggota DPRD dari Partai Golkar, M. Fajar Rillah Vesky. Program ini bagian dari pelestarian adat Minangkabau dan pembinaan terhadap lembaga adat di Kabupaten Limapuluh Kota.
Anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, menyampaikan apresiasi kepada pasangan Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang-Ahlul Badrito Resha, yang tak hanya membuka dan menutup program peningkatan kapasitas niniak mamak ini. Namun, juga ikut mendukung pelaksanaanya oleh Disdikbud Limapuluh Kota.
Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Limapuluh Kota, Zulhikmi Dt Rajo Suaro, mengapresiasi M. Fajar Rillah Vesky yang mengalokasikan sejumlah anggaran daerah melalui pokok-pokok pikirannya, untuk peningkatan kapasitas niniak mamak. "Tahun ini, ada beberapa teman-teman anggota DPRD yang pokirnya diarahkan untuk pemberdayaan adat, termasuk Fajar Rillah Vesky. Atas nama LKAAM, kami sampaikan terimakasih," kata Zulhikmi. (Do)
Editor : Medio Agusta






