Ia menilai sambutan Wakil Wali Kota menjadi penyemangat tersendiri bagi anak-anak dan keluarga mereka.
“Pesan-pesan yang disampaikan Pak Wawako menjadi dorongan moral agar kami terus menjadikan Al Quran sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” katanya.
Untuk memotivasi anak-anak yang telah khatam, panitia menyediakan berbagai bentuk penghargaan, seperti seekor sapi, sepeda gunung, listrik gratis, hingga simbol bintang emas.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Hadiah tersebut berasal dari donatur dan para perantau asal Koto Nan Gadang.Lebih lanjut, Hendriwanto menyebut tahun 2025 menjadi momentum istimewa karena perayaan Khatam Al Quran untuk pertama kalinya dilaksanakan tanpa pungutan biaya dari orang tua peserta.
Editor : Berita Minang






