Orang tua yang diduga menjadi salah satu korban pembunuhan mutilasi di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) SO meninggal dunia saat menuju sumur milik terduga pelaku SJ (25) yang merupakan tempat dua mayat termasuk anaknya ditemukan.
Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir mengaku mendengar kabar bahwa ibu korban meninggal karena mendengar kabar jenazahnya anak ditemukan.
Sebagaiamnana dilansir CNNIndobesiacom, ibu korban awalnya mengalami pingsan ketika menuju lokasi sumur ditemukannya anaknya. Kemudian ibu korban meninggal dunia Kamis (19/6) pagi.
Gangguang Patologis
Menurut kriminolog perempuan dan anak, Haniva Hasna, pelaku tega melakukan aksi keji itu karena ada masalah personal dan meluapkan kemarahannya dengan cara yang tidak wajar.
"Kalau kita lihat dari kasusnya sepertinya ini memang ada relasi ya, masalah personal gitu yang mengakibatkan pelaku itu tidak punya kendali untuk melakukan kejahatan ini."
Menurut Haniva, pelaku yang sudah melakukan tindakan pembunuhan sebanyak tiga kali berarti ada gangguan patologis.
Gangguan patologis adalah kondisi medis atau psikologis yang menunjukkan adanya kelainan dari fungsi normal tubuh atau pikiran.
"Kalau ini sudah tiga kali berarti ada gangguan patologis yang terjadi pada diri pelaku," ungkapnya. (BM/Berbagai Sumber)
Editor : Marjeni Rokcalva






