Sebanyak 49 KK terdampak akibat peristiwa ini, dengan total 43 unit rumah warga yang terendam. Tak hanya itu, enam fasilitas kantor pemerintahan turut terdampak banjir, termasuk Kantor Camat, Kantor Polisi, Kantor Kodim, Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Kantor Inspektorat, serta Kantor Dinas Kesehatan.
BPBD Kabupaten Enrekang telah melakukan langkah cepat dengan mengerahkan tim untuk melakukan assessment di lokasi terdampak, serta menjalin koordinasi dengan pemerintah setempat untuk penanganan lebih lanjut. Kondisi cuaca di lokasi masih dilaporkan hujan dengan intensitas sedang, yang berpotensi memperlambat proses penanganan di lapangan. BPBD dan unsur terkait terus bersiaga untuk memastikan keselamatan warga dan meminimalkan dampak lanjutan.
Di wilayah lain, tepatnya di Provinsi Sulawesi Tengah, bencana banjir kembali terjadi di Kabupaten Parigi Moutong. Bencana banjir yang melanda lima desa di wilayah Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong. Kejadian ini berlangsung pada Minggu pagi, (1/6), sekitar pukul 06.00 WITA, menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dengan intensitas tinggi.
Akibat hujan deras tersebut, Sungai Moutong meluap dan menyebabkan banjir yang merendam pemukiman warga di Desa Moutong Tengah, Moutong Utara, Moutong Timur, Moutong Barat, serta Desa Lobu. Luapan air sungai tidak dapat terbendung dan menggenangi rumah-rumah warga, menyebabkan kepanikan dan kerusakan di sejumlah titik permukiman. Pendataan rinci terkait dampak terhadap rumah dan infrastruktur masih dalam proses.
Menanggapi kejadian ini, BPBD Kabupaten Parigi Moutong segera melakukan langkah-langkah penanganan awal dengan berkoordinasi bersama aparat desa setempat. Unsur yang turut serta dalam penanganan darurat ini meliputi TRC BPBD Kabupaten Parigi Moutong, aparat desa di masing-masing lokasi terdampak, serta partisipasi aktif dari masyarakat sekitar.
BNPB mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi banjir dan angin kencang akibat hujan deras dan cuaca ekstrem meski sudah memasuki musim kemarau. Pantau terus informasi dan peringatan dari BPBD setempat. Pastikan saluran air dan drainase di sekitar rumah dan lingkungan terbebas dari sampah dan sumbatan agar aliran air lancar, serta hindari berteduh di bawah pohon besar atau bangunan yang rawan saat cuaca buruk dan angin kencang. Siapkan perlengkapan darurat dan ikuti arahan evakuasi jika diperlukan demi keselamatan bersama. (R/BM)
.
Editor : Marjeni Rokcalva






