IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Musrenbang Kecamatan Payakumbuh Selatan 2020, Pemko Ingin Tingkatkan Swadaya Masyarakat

Asisten II Setdako Elzadaswarman membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Payakumbuh Selatan
Asisten II Setdako Elzadaswarman membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Payakumbuh Selatan
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PAYAKUMBUH - Wali kota diwakili Asisten II Setdako Elzadaswarman membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Payakumbuh Selatan tahun 2020 di Kantor Camat, Rabu (12/2).

Elzadaswarman mengatakan pembangunan yang dijalankan di Payakumbuh selama ini sudah baik, bahkan Kota Payakumbuh didaulatkan sebagai kota perencana pembangunan terbaik di Sumatra Barat. Wali kota Riza Falepi ingin agar prediket ini dapat dipertahankan.

Pemerintah terus berupaya mensinergikan antara kebutuhan masyarakat dan keinginan pemerintah, dimana Pemko Payakumbuh ingin mengakomodir semua usulan pembangunan masyarakat, namun banyaknya usulan tidak semuanya dapat diakomodir karena keterbatasan anggaran daerah.

"Perlu skala prioritas untuk menentukan pembangunan apa yang akan kita rencanakan, sebelumnya telah dilaksanakan dalam musrenbang kelurahan, bagaimana meningkatkan pembangunan dengan partisipasi aktif masyarakat. Sedangkan lanjutannya adalah hari ini dilakukan penajaman usulan yang diintegrasikan dalam pembangunan otonomi daerah," kata Asisten II yang akrab disapa Om Zet ini.

Sementara itu Camat Payakumbuh Selatan Juanidi memaparkan beberapa kebutuhan dan program yang dibutuhkan di wilayahnya, serta beberapa evaluasi telah dilaksanakan guna memantapkan rencana-rencana program pembangunan.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Camat menyebut ada hal yang membuat beda pelaksanaan musrenbang, yakni adanya Alokasi Dana Kelurahan (ADK), dengan adanya beberapa kegiatan yang bisa dicover oleh ADK, itu dapat meringankan beban APBD Kota.

"Dengan ADK, dapat terbantu APBD Kota dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat kita, dimana adanya swadaya yang tinggi, bila usulan musrenbang bernilai kecil, mala kegiatan itu bisa dimasukkan ke dalam ADK, berdasarkan hasil rapat di kelurahan dengan RT, RW, LPM, PKK, Karang Taruna, dan lembaga lainnya" kata Junaidi.

Usai paparan camat, kegiatan dilanjutkan dengan materi dari narasumber Kepala Bappeda Ifon Satria Chan, Kadis Kesehatan Bakhrizal, Kadis Ketahanan Pangan Edvidel Arda, Kadis Pendidikan Agustion, Kadis Nakerin Wal Asri, dan Kadis PU diwakili Kabid SDA Rajman.

Med

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH