Dikatakanya, upaya itu dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Bapenas, Kemendagri, Kemendikbudristek, dan Kemendes PDTT dengan koordinasi dari Kemenko PMK.
"Kami meyakini bahwa rendahnya tingkat kegemaran membaca dan kemampuan literasi disebabkan kurang tersedianya buku bacaan yang sesuai dengan minat pembaca. Padahal, data menunjukkan bahwa minat baca masyarakat sebenarnya cukup tinggi. Oleh karena itu, Perpusnas berikhtiar menyediakan buku-buku bacaan yang lebih sesuai dengan minat baca dan harapan para calon pembaca," ungkapnya.
Selanjutnya kata Aminudin Aziz, bersamaan dengan Gerakan Literasi Desa dilakukan penandatanganan Piagam Pencanangan Gerakan Literasi Desa oleh Wakil Presiden RI, penyerahan 10 juta bantuan buku untuk 10.000 desa, penyerahan bantuan 27 juta buku untuk 45.000 SD, penyerahan bantuan pengembangan perpustakaan berupa Mobil Perpustakaan Keliling dan Motor Layanan Perpustakaan Keliling.
(Do)
Editor :






