IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Upacara Hardiknas dan Otda 2024, Wagub Sumbar Bacakan Sambutan Mendikbud dan Mendagri

Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Audy Joinaldy saat bertindak selaku Pembina Upacara pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2024 dan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tingkat Provinsi yang dipusatkan di Halaman Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (02/05/2024). Foto: Adpim Sumbar
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Audy Joinaldy saat bertindak selaku Pembina Upacara pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2024 dan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tingkat Provinsi yang dipusatkan di Halaman Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (02/05/2024). Foto: Adpim Sumbar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Audy Joinaldy, bertindak selaku Pembina Upacara pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2024 dan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tingkat Provinsi yang dipusatkan di Halaman Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (02/05/2024)..

Upacara yang diikuti oleh unsur Forkopimda Sumbar, Kepala OPD, ASN, Tenaga Kontrak, Kepala Sekolah, Guru, serta para pelajar tersebut, Wagub Audy membacakan pidato Menteri Pendidikan Nasional Nadiem Makarim terkait Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024, serta pidato Menteri Dalam Negeri Tito Karnaviandan terkait peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII.

"Lima tahun terakhir adalah waktu yang sangat mengesankan dalam perjalanan Kemendikbudristek. Menjadi pemimpin dari gerakan Merdeka Belajar semakin menyadarkan kami tentang tantangan dan kesempatan yang kita miliki untuk memajukan pendidikan Indonesia," ucap Wagub Audy saat membacakan pidato Mendikbud.

Ia melanjutkan, bukan hal yang mudah untuk mentransformasi sebuah sistem yang sangat besar, dan bukan tugas yang sederhana untuk mengubah perspektif proses pembelajaran. Pada awal perjalanan, disadari bahwa membuat perubahan membutuhkan perjuangan, di mana rasa tidak nyaman menyertai setiap langkah menuju perbaikan dan kemajuan.

Selanjutnya, Mendikbud menyatakan bahwa semua yang telah dijalankan harus diteruskan sebagai gerakan yang berkelanjutan. Semua yang sudah diupayakan harus dilanjutkan sebagai perjalanan ke arah perwujudan sekolah yang dicita-citakan.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Dengan penuh ketulusan, kami ucapkan terima kasih banyak atas perjuangan Ibu dan Bapak. Dengan penuh harapan, saya titipkan Merdeka Belajar kepada para penggerak perubahan yang tidak mengenal kata menyerah untuk membawa Indonesia melompat ke masa depan," ucapnya.

Sementara itu dalam pidatonya, Mendagri Tito Karnavian mengatakan bahwa setelah 28 tahun berlalu, otonomi daerah (Otda) telah memberikan dampak positif, berupa meningkatnya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kemampuan Fiskal Daerah.

"Kepada daerah-daerah otonom baru yang telah berhasil meningkatkan PAD dan kemampuan fiskalnya, kita berharap agar dimanfaatkan untuk program- program pembangunan dan kesejahteraan rakyat, sehingga dapat meningkatkan IPM, menurunkan kemiskinan, dan meningkatkan konektivitas infrastruktur," ujarnya.

Namun di samping itu, Mendagri juga menyerukan kepada daerah dengan kemampuan PAD dan fiscal yang baik, tetapi dengan IPM yang masih rendah, angka kemiskinan masih tinggi, dan akses infrastruktur belum baik, untuk terus melakukan evaluasi dan memastikan penyusunan program dan kegiatan dalam APBD tepat sasaran, efektif, serta efisien.

Selanjutnya, Mendagri Tito Karnavian menyebut bahwa selama ini perjalanan otonomi daerah telah mencapai kematangan untuk melahirkan berbagai terobosan kebijakan bernilai manfaat, dalam rangka identifikasi dan perencanaan wilayah-wilayah yang berpotensi dikembangkan secara terintegrasi.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH