IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pemkab Solsel Kelaskan 39 WaliNagari

Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang bertajuk "Sinkronisasi Program Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Nagari Menuju Kabupaten Solok Selatan Maju dan Sejahtera dihadiri Bupati H. Khairunas di Aula Hotel Pesona Alam Sangir pada Selasa, (25/07/2023). Foto Diskominfo
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang bertajuk "Sinkronisasi Program Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Nagari Menuju Kabupaten Solok Selatan Maju dan Sejahtera dihadiri Bupati H. Khairunas di Aula Hotel Pesona Alam Sangir pada Selasa, (25/07/2023). Foto Diskominfo
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Padang Aro - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) yang bertajuk "Sinkronisasi Program Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Nagari Menuju Kabupaten Solok Selatan Maju dan Sejahtera". Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Hotel Pesona Alam Sangir pada Selasa, (25/07/2023).

Acara tersebut dihadiri oleh para Wali Nagari, Ketua Badan Musyawarah Nagari (Bamus), dan Kepala Urusan Perencanaan dari 39 Nagari di seluruh wilayah Kabupaten Solok Selatan.

Bupati Solok Selatan, H Khairunas, dalam sambutannya menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa tantangan yang dihadapi oleh nagari, seperti kurangnya pemahaman mengenai regulasi terutama yang terkait dengan tupoksi, minimnya pengawasan terhadap Kepala Jorong, dan permasalahan lainnya.

Menurut Bupati FGD ini adalah bentuk evaluasi dan diskusi untuk meningkatkan koordinasi dan kemitraan antara nagari dengan kecamatan dan pemerintah daerah.

"Kondisi keuangan nagari juga menjadi perhatian serius dalam FGD ini. Lebih dari 56% Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima merupakan DAU Peruntukan. Oleh karena itu, pemerintah nagari dituntut untuk lebih efisien dalam mengelola anggaran dan melaporkan keuangan secara transparan dan akurat", kata Bupati Khairunas.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Dalam kesematan tersebut, Khairunas juga memberikan instruksi kepada para Wali Nagari agar meningkatkan kualitas administrasi keuangan dan pelaporan untuk mengantisipasi adanya temuan dalam audit tahunan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hal ini penting guna memastikan penggunaan anggaran yang tepat dan akuntabel serta meminimalisir risiko penyimpangan dan ketidakefisienan.

FGD ini digelar sebagai upaya sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dan pemerintah nagari semakin kuat, sehingga pembangunan di tingkat lokal dapat lebih terarah dan berdampak positif bagi kemajuan Kabupaten Solok Selatan yang lebih baik dan sejahtera.

Selain itu, kegiatan ini juga untuk mencapai kesepahaman dan sinkronisasi program serta kegiatan antara Pemerintah Nagari dan Pemerintah Kabupaten.

Dengan terciptanya sinergi yang tepat sasaran, diharapkan pembangunan di Kabupaten Solok Selatan akan berjalan secara efektif dan efisien. Partisipasi dari para pemangku kepentingan tingkat nagari diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solok Selatan, Zigo Rolanda menegaskan bahwa FGD ini menjadi wadah penting untuk membangun kesamaan persepsi antara pemerintah daerah dan nagari.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH