BUKITTINGGI - Sebanyak 16 orang guru kimia yang mengajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia Kota Bukittinggi mendapat pelatihan Penerapan Model Pembelajaran Flipped Classroom Berbasis Guided Inquiry (FGIL) dari Tim PKM Departemen Kimia FMIPA Universitas Negeri Padang (UNP).
Menurut Ketua Tim PKM, Prof. Dr. Mawardi, M.Si, PKM bersama aggota pengabdian, Alizar, S.Pd, M.Sc, Ph.D dan Faiza Qurrata 'Aini, S.Pd, M.Pd, kegiatan PKM ini merupakan model untuk pembelajaran digital di era revolusi industri 4.0.
"Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan ini masuk dalam Program Pengembangan Produk Unggulan PT (P3UPT) UNP dan dilaksanakan sejak Agustus hingga Oktober 2023 ini," katanya, Selasa (3/10/2023).

Guru Besar Kimia UNP ini menyebutkan, latar belakang model pembelajaran ini yakni pemanfaatan teknologi pembelajaran pada abad 21 yang memerlukan ketersediaan sistem pembelajaran digital, termasuk bahan ajar (konten materi) yang dapat memfasilitasi terjadinya proses pembelajaran secara mandiri.
Disamping itu, katanya, dengan bahan ajar berbasis inkuiri terbimbing dengan memanfaatkan platorm digital ini, keefektifan mempelajaran kimia dapat dicapai tanpa memerlukan kelengkapan fisik yang sulit, seperti ketersediaan laboratorium dan perangkatnya dan ICT, sehingga dapat diterapkan di sekolah-sekolah yang fasilitasnya masih kurang.

"Kami melihat Penerapan Model Pembelajaran Flipped Classroom Berbasis Guided Inquiry (FGIL) pada Pembelajaran Kimia SMA di Kota Bukittinggi sebagai model untuk pembelajaran digital di Era Revolusi Industri 4.0 untuk guru mata pelajaran kimia menjadi sangat penting dan dapat membantu menyelesaikan sebagian masalah pendidikan dan mempersiapkan guru dalam menyiapkan bahan ajar sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad 21. Dan sesuai dengan kurikulum merdeka untuk mata pelajaran kimia," ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung di SMAN 1 Bukittingi ini merupakan tindak lanjut dari tahun sebelumnya. Semua biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan mandiri ini didanai dengan dana dari Lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat UNP (BM)
Editor : Berita Minang






