SUNGAI LIMAU - Wali Nagari Kuranji Hilir Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman Janar Byen menyebutkan masih banyak perangkat dan masyarakat nagari yang tidak memahami dengan baik literasi digital. Sehingga pemanfaatan teknologi digital yang seharusnya memberikan manfaat, ternyata berakibat tidak baik bagi penggunanya.
Demikian diungkapkan Wali Nagari Kuranji Hilir Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman Janar Byen pada pembukaan Pelatihan Literasi Digital Nagari Kuranji Hilir Kecamatan Sungai Limau, Selasa (26/9/2023) di ruang pertemuan kantor Wali Nagari setempat. Menurut Janar Byen, akibat tidak banyak yang memahami literasi digital, sehingga juga banyak kegiatan positif dan potensi Nagari Kuranji Hilir tidak terekspos melalui dunia digital.
"Ada nagari yang biasa-biasa saja potensinya, namun karena menguasai teknologi informasi digital, gencar melakukan promosi dan pemberitaan melalui dunia digital. Sehingga potensi nagarinya dikenal banyak orang. Dengan adanya pelatihan literasi digital ini, diharapkan nantinya peserta yang semuanya berasal dari Nagari Kuranji Hilir bisa menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan. Sehingga literasi digital Nagari Kuranji Hilir lebih baik dari sebelumnya," kata Janar Byen.
Kasi Pembangunan Kantor Camat Sungai Limau Fitri Suryati, S.Pd, juga menambahkan agar memanfaatkan digital dengan tepat. Dengan teknologi digital banyak yang bisa dilakukan. Namun perlu kecakapan memanfaatkan digital sehingga jangan sampai menimbulkan hal tidak menyenangkan bagi orang lain.
Hadir Sekretaris Nagari Kuranji Hilir Al Muqtadir, Duta Digital Kabupaten Padang Pariaman Siti Rodiah, narasumber wartawan utama Armaidi Tanjung, S.Sos, M.A, dan Social Media Specialist Siti Jamatul Akidah, S.Sos.I, Kader Digital Nagari Kuranji Hilir Lukmanul Hakim, Bhabinkamtibmas dan Babinsa. (awap)
Editor :






